Senin, 09 September 2013

DBL Gelar Camp Basket Terbesar


Jum'at, 3 Juni 2011 15:36 wib

SURABAYA – Pemusatan latihan (camp) basket terbesar dalam sejarah Indonesia akan diselenggarakan 24-28 Juli mendatang di DBL Arena Surabaya. Development Basketball League (DBL) Camp 2011 itu digelar bekerja sama dengan National Basketball League (NBL) Australia.

Foto: Dok DBLTidak tanggung-tanggung, program itu melibatkan 228 pemain (117 putra, 111 putri) serta 50 pelatih SMA terbaik dari 23 kota, 20 provinsi di Indonesia. Para pemain dan pelatih itu dipilih dari lebih 25 ribu peserta liga basket pelajar terbesar di tanah air, Honda DBL 2011. Selama lima hari, mereka akan mendapatkan materi dari pelatih-pelatih Australia.

Total, sebanyak enam pelatih dari Negeri Kanguru akan hadir di Indonesia untuk DBL Camp 2011 with NBL Australia. Untuk meng-handle begitu banyak peserta camp, mereka akan dibantu pula oleh sejumlah pelatih dan pemain liga tertinggi di tanah air, National Basketball League (NBL) Indonesia.

“DBL Camp 2011 ini sebuah proyek besar. Tidak mudah melakukan pemusatan latihan untuk ratusan pemain. Kami yakin belum ada yang seperti ini di Indonesia. Kami juga yakin mereka akan memberikan segalanya. Sebab, camp ini juga merupakan proses seleksi. Para pemain terbaik di penghujung camp akan kami ajak belajar dan bertanding di Amerika Serikat dan mungkin negara lain,” kata Azrul Ananda, commissioner DBL.

Setiap tahun sejak 2008, liga pelajar terbesar ini memang membentuk DBL Indonesia All-Star Team, putra dan putri. Sejauh ini, mereka telah belajar dan bertanding ke Australia dan Amerika Serikat. Tahun ini, rencananya tim All-Star akan kembali terbang ke Seattle, AS.

“Bisa juga kami membentuk tim kedua, yang berangkat ke negara lain,” kata Azrul. “Seperti pada 2010 lalu, saat DBL Indonesia Selection Team mengikuti turnamen tingkat pelajar di Malaysia,” tambahnya dalam rilis yang didapat Okezone, Jumat (3/6/2011).

Sama seperti tahun lalu, tim pelatih NBL Australia nanti akan dikoordinasi oleh Andrew Vlahov, lewat organisasinya World Basketball Academy (WBA) yang berbasis di Perth, Australia Barat. Tahun ini, WBA juga menjadi konsultan untuk meningkatkan performa tim basket nasional putra Indonesia menghadapi SEA Games XXVI.

“Kami tak sabar menjalani DBL Camp tahun ini. Bakal sangat menarik untuk membandingkan kualitas peserta tahun ini dengan tahun lalu, sambil mencari bintang-bintang masa depan basket Indonesia. Sejauh ini, DBL selalu membuat kami kagum dengan kerja keras dan dedikasi mereka untuk mengembangkan basket Indonesia,” kata Vlahov, seorang legenda basket Australia.

Ajang DBL Camp 2011 with NBL Australia ini juga mendapat dukungan dari Kedutaan Besar Australia di Jakarta, yang telah memberi hibah 15.000 dollar Australia untuk membantu program ini.

Pada Senin, 30 Mei lalu, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty, mengunjungi kantor DBL di Surabaya. Dia bertemu dengan beberapa pemain SMA yang tahun lalu terpilih berangkat ke AS dan Malaysia. Baru enam bulan bertugas di Indonesia, Moriarty mengaku kagum dengan kiprah DBL. Khususnya dalam menjalin hubungan dengan Australia.

“Program-program yang dilakukan DBL dengan kalangan basket Australia membuat saya terkejut, gembira, sekaligus bangga. Ini sebuah langkah penting. Saya jadi sangat excited dan berharap bisa menyumbangkan sesuatu.

Sebab tidak bisa dipungkiri, hubungan antara Indonesia dan Australia sangat bisa diperkuat dengan olahraga. Apalagi, yang menjalankan anak-anak muda. Itu nilai tambah. Semoga ke depan hubungan luar biasa ini terus berlanjut. Kita bisa saling berbagi dan memperkuat satu sama lain,” tuturnya.

Sumber : http://sports.okezone.com/read/2011/06/03/36/464217/dbl-gelar-camp-basket-terbesar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar